January 22, 2012

TO ITB

Let's make a deal !
Today I'll post my activity using Bahasa Indonesia, ya~
Because I have lots of thing that I really wanted to share it to you here.
So, I hope you'll enjoy my writing :


Entah gua mau mulai cerita gua dari mana.
Yang pasti, hari ini tuh ada TO di Regina Pacis. Penyelenggaranya : Forum Komunikasi Mahasiswa ITB Bogor, di Sponsori oleh NF (Nurul Fikri). Yaaaa, dari Sponsornya aja gua udah bisa ngebayangin jenis soal seperti apa yang akan keluar di TO itu. Pasti syusyah syekali. Jadi gua banyak berdo'a aja deh buat yang satu ini. 

oh ya !
Motto anak SAPPK itu : "TMB - Tanpa Mimpi Buruk", yang artinya adalah mereka nggak pernah bisa tidur pulas dalam 24 jam yang tersedia. Waaaah~ seru.

Awalnya, gua nggak tau mau sama siapa. Yaaa, bermodalkan kenekatan gua untuk mengikuti Try Out SNMPTN ITB di Regina Pacis, akhirnya pada malam sebelum hari ini, gua sms Shella (temen sekolah gua dan temen les gua dan ex-classmates gua waktu kelas XI -gua rasa point yang ini nggak ada unsur pentingnya sama sekali) dan bilang kalau gua mau bareng sama dia berhubung gua nggak punya temen barengan. Intinya, pagi ini gua udah telat dan . . . hampir aja gua nggak bisa masuk gerbang itu sekolahan.

Gua seruangan sama Shella dan temen sekolah gua yang lainnya.
Namun yang bikin miris adalah . . . . gua duduk di bangku paling depan deket meja pengawas (udah biasa sih. Jadi nggak terlalu down) dan gua terpisah jauh serta sendiri pula! Maksudnya adalah. . . nomor peserta gua itu, merupakan akhir dari temen-temen gua yang nomor peserta jauh dibelakang gua namun masih satu ruangan. Jadi . . ibarat tembok pemisah antara sekolah gua dengan sekolah lain, ya itu GUA! syedih syekali . . ya udah deh. Gua optimis aja, kalau gua bisa ngerjain sendiri tanpa bantuan mereka. Kesimpulannya, percaya sama diri sendiri aja. Hmmm . . .~ Tapi, ujung-ujungnya gua rada ngeliat punya temen gua sih. Hehehe- copast. Cuma 4 soal kok!? -tetep ngebela diri sendiri.

Ditengah waktu ngerjain soal itu, kakak-kakak pengawas yang notabennya mayoritas laki-laki (emang laki-laki semua sih kenyataannya) ngetawain *yaaa, gua rasa dia ngetawain gua. Abis, arah duduk  mereka ke arah bangku gua sih! Ada kakak-kakak (cowok!) lumayan lah~ (eh, nggak! nggak! not talked about boys here. My friends will teasing me at school) Terus, kakak pengawas utama kelas gua nulis : "JANGAN DIBACA, FOKUS!" -zzz- kalimat itu ngingetin gua sama segerombolan pelawak dikelas gua yang suka bilang : "JANGAN LIATIN GUA! JANGAN LIATIN GUA!" -yang intinya, mereka pengen diliatin. HAH! Waktu telah berlalu hingga bel pun berdentang dengan kencangnya. Menandakan waktu telah habis dan kita mesti, kudu, harus, wajib langsung ke aula Recis *sebutan untuk Regina Pacis. EH! Ditengah perjalanan ke sana, gua berpapasan sama mantan temen les gua (cowok. secara, dulu waktu gua kelas XI, ditempat les gua, nggak ada ceweknya! Cowok semua. Yaaaa, bisa dibilang gua jadi kembang desanya, gitu. Sampai-sampai guru mate di tempat les gua yang dulu bilang : "Wah! Sekarang kelas ini sudah ada istrinya. Tidak perjaka lagi." haha-ngertikan~), ketemu sama temen les gua yang sekarang, ketemu temen SD, ketemu sama temen TK, ketemu sama kakak-kakak yang promosiin ITB ke sekolah waktu itu, dan . . . masih banyak lagi.

Tapi, kenapa gua ngerasa seperi alien ya, disana?
Asing banget, gitu!
Tapi, waktu acara tanya-jawab di Fakultas masing-masing, awalnya tuh gua malu-malu banget karena nggak ada orang yang jalan ke arah Fakultas SAPPK. Sedih banget. Alhasil, gua mundur lagi dan nungguin ada anak yang masuk ke arah Fakultas SAPPK. Padahal tuh ya, ada kakak-kakak yang udah ngeliatin gua dari arah SAPPK itu! Hahaha- ternyata dia kakak-kakak yang waktu itu promosi ke kelas gua. Nggak lama setelah gua mengambil langkah seribu ke belakang, ada deh anak yang masuk ke arah Fakultas SAPPK. Ternyata di dalemnya itu udah ada beberapa orang yang siap ngedengerin penjelasan dari kakak-kakak pembimbing. Yaaa . . . gua masuk aja ke situ. Eh, tiba-tiba ada yang nyoel gua dari belakang dan percakapan pun tercipta:
"Eh, kamu mau masuk apa?"
"Arsi -singkatan Architecture. Kalau kamu?"
"Antara Arsi sama Planalogi."
"Ooo . . . sekolah dimana?"
"Di SMAN 1 . . . Bekasi." (gua udah deg-degan tuh dia mau bilang SMANSA Bogor)
"Ooo . . jauh ya."
"Kalau kamu sekolah dimana?"
"Di SMAN 7 Bogor."
"Ooo . . . banyak orang Bogor yang ikut~"
"Namanya siapa?" sambil mengarahkan tangan ke perempuan sebayaku
"Gendis. Kamu?"
"Uta. U - T - A." bibir gua sambil monyong-monyong ngeja nama gua sendiri. Kenapa? Karena kalau sepintas ngedenger nama gua, mungkin orang lain akan manggil gua dengan nama Ulfa, Ulta, atau bahkan Unta. Ya, ya, ya~ Sebenernya tuh, gua pengen banget nanya ke kakak pembimbing tentang : Dimana sih kita bisa membeli barang-barang untuk membuat maket?! Tapi, udah times is up sih! Jadi nggak sempet deh.

Langsung ngomongin ke akhir aja kali ya.
Kalian mesti tau kalau soal NF itu bikin kita Istigfar dan panas dingin dan pusing waktu mikir apa jawabannya. Dan . . . temen gua yang satu ini, selalu mendapatkan peringkat pertama di setiap TO NF yang rutin diadakan setiap bulannya (secara, dia satu bimbel sama gua -meski beda cabang). Namanya ?! UDIN! UDIN . . .(gua lupa nama lengkapnya). Ya ampun . . ~ orangnya biasa banget! Tapi otaknya?! Please, jangan ditanya. Udah encer banget! Unexpected banget lah~ setiap ada TO NF, dia selalu berada dilembar pertama pengumuman (berarti dia nggak perlu susah-susah ngeliat nama dia ada di lembar ke berapa), selalu di urutan pertama (nah, yang ini merupakan hal yang wooooow banget buat gua *kalau gua jadi dia itu juga), dan nilainya selalu diatas 750! -total nilainya. Ya ampiun! Bikin histeris hati gua yang meraung-raung dan membayangkan kapan gua bisa diperingkat pertama TO se-Bogor?! Hmmm~ Ditambah lagi (ini point yang terakhir) dia merupakan anak SMAKBO. Waaaw! Itu sekolah yang cukup, bisa dibilang 11-12 sama SMANSA Bogor deh. Selamet ya Udin. Kayanya posisi pertama TO NF mau pun TO ITB memang udah jadi milik lu.





Have a nice day!
And Thanks for visiting my Blog

No comments:

Post a Comment